Popular Posts

About Me

Foto Saya

Perkenalkanlah, nama saya Nur Akhwan. Tempat tinggal, di sebuah pedesaan indah nan damai di sebelah barat kota pelajar Yogyakarta, tepatnya Samigaluh, Kulon Progo, kurang lebih 1 jam perjalanan dari pusat kota Yogyakarta (kalao ngebut+lampu merah bersahabat). 

Bila berkenan silakan mengunjungi halaman portofolio saya di sini. HP : 085292747190 / 085643437024 (SMS). YM/FB : akhwan08@yahoo.com, Gmail/Gtalak : akhwan90@gmail.com.

Sabtu, 05 April 2014

Review Kamera Poket Canon PS A2500

Selamat pagi, pemiarsa sekalian. Mengisi bulan April, ane kembali lagi menulis di blog saya tercinta ini. Setelah bulan Februari dan maret, tidak memenuhi target 4 postingan per bulan, ane memilih mencoba untuk setia mengisi blog ini (eh, patin). Bulan maret hanya 1 postingan, merupakan bulan termalas saya mengisi blog ini. Alhamdulillah, oleh Alloh SWT diberi banyak kesibukan buat menyambung hidup.

Bulan April ini, ane punya mainan baru, gan. Sebuah kamera digital, merek Canon, tipe Powershoot A 2500. Iya, didasari akan penasaran dengan yang namanya dunia fotografi, dunia jepret sana-jepret sini, ane memutuskan untuk membeli sebuah kamera digital. Walaupun mungkin sangat terasa kesan amatiran-nya, ya begitulah namanya belajar, harus dimulai dari hal-hal yang paling kecil. Nah, dalam dunia fotografi, dari segi alat, yang paling sederhana saat ini adalah menggunakan kamera saku atau kamera pocket. Banyak sekali referensi yang ane baca, sehingga ane memutuskan untuk memilih kamera pocket. salah satunya adalah di blog : http://pocketografi.blogspot.com/. Dari situ ane lihat banyak sekali sampel-sampel foto hasil jepretan dengan kamera pocket yang ternyata tidak kalah jauh sekali dengan kamera DSLR yang harganya bisa sama dengan harga 1 ekor sapi metal di dusun ane. hahaha. Terus lagi, baca-baca referensi di google, dengan kata kunci "tips memotret dengan kamera saku" disitu banyak ditemukan tips dan trik memotret dengan kamera saku, yang bisa mendapatkan hasil luar biasa, jika kita telah mengetahui teori-teori dasar fotografi-nya. Sebagai website yang lengkap, pertama ane rekomendasikan website http://belfot.com/.

Oh, iya, kebanyakan pengantar, sampai lupa maksud dan tujuan tulisan ini, untuk me-review Kamera Saku Canon Powershoot A2500 ini. Kamera ini ane dapatkan seharga Rp 800.000 (delapan ratus ribu rupiah), saat pameran komputer Mega Bazaar Komputer tanggal 8-12 Maret 2014 lalu di Jogja Expo Center. Bonusnya, banyak sekali gan, diantaranya topi, SD card ato MMC itu ane kurang tahu 8 GB, tas kameranya, trus sama dipasangin screen protector-nya. Ada juga, tambahan bonusnya lagi, yaitu gratis foto dan cetaknya di situ, namun tidak ane ambil.. (isin'e bro..). Tapi ane rada kurang sreg, pas dicoba disitu batrenya kok sudah habis, nah mau dicoba gak ada stock batere yang ready to use gak ada, jadinya harus di-charge di situ dulu. Kemudian oleh penjualnya di-charge di situ ndak sampe 1 jam, sudah dicabut. Yang ane tahu, untuk batere baru kan minimal 2 jam ato berapa gitu, baru dicabut..

Sampai rumah, ane buka dosnya, ane pastikan lengkap isi dan aksesorisnya. Langsung ane coba ngidupin kameranya, luar biasa.. Kamera digital pertama ane ini. Dulu yang namanya kamera pas jamannya kamera pake film, jarang lho, orang punya kamera di dusunku. Sekarang ane dah gede, udah bisa megang milik ane sendiri (kameranya, bro..). Mulai melihat menu-menu dalam kamera, yang sebagaian besar, belum tahu fungsinya. Tombol yang ane kenal baru tombol shooter, zoom, dan melihat hasil kamera (icon play).. hehe.. gaptek abis.. Spesifikasinya kurang lebih kek gini :

  1. Optikal zoom 5x (kamera digital paling baik adalah kamera dengan optikal zoom tinggi, faktof x-nya, karena hasil gambarnya detilnya lebih bagus). Sementara digital zoom-nya adalah 4x. Jadi patut waspada jika di kamera digital, tertulis zoom kameranya 10 x, bisa jadi itu optikal zoomnya bisa 6x, sementara 4x-nya adalah digital zoom.
  2. Megapixelnya adalah 16 Megapixel. (Pernah ane lihat kamera DSLR dengan hanya memakai 12 megapixel, sementara kamera digital kok sampai lebih besar megapixelnya)
  3. LCD 2,7 inch. Kata orang pintar, lebih besar LCD, lebih boros batere. Jadi ukuran lcd segini ane kira cukuplah..
  4. ECO mode, fitur yang memungkinkan kamera menghemat penggunaan batere.
  5. Digital IS (IS = image stabilizer), semacam fitur untuk mengurangi efek getaran pada gambar, saat kita membidik obyek. Bisa dipastikan, saat anda membidik obyek, tangan ada agak gemetaran gitu. Nah, fitur ini membantu Anda untuk mengurangi efek getaran ini. Dan memang setelah ane coba, memang ada beda hasil antara make IS dan tanpa IS. Namun dengan mengaktifkan IS ini, pemrosesan gambar jadi ada jeda beberapa detik.
  6. Help hint, atau sebuah petunjuk mengenai fungsi menu-menu yg kita pilih. Cukup dengan menekan tombol tanda tanya (?), maka akan muncul kegunaan/keterangan mengenai menu yg sedang kita pilih. Sangat berguna sekali bagi yang pertama kali memegang kamera digital seperti saya.
  7. Keawetan batere katanya 200 jepretan per 1x charge. Namun sepertinya tidak pada kamera yg saya miliki. Kelihatannya hanya sampai 150x jepretan, sudah "kelap-kelap" batere 1 bar. Nah, kemarin sempat baca-baca juga, kalo sebaiknya batere dilepas jika tidak digunakan dalam waktu yang agak lama (agak lamanya ini, ane juga kurang tahu, klo ane, setelah ane pake motret, trus ane diemin sampai lebih dari 6 jam, ane lepas). Walaupun kita sudah menekan tombol kamera off, itu tidak menjamin kamera sudah off beneran, tapi itu sepertinya masuk mode standby..
Kira-kira itu gan, sedikit review salah satu dari 10 kamera digital terbaru 2013, Canon Powershoot A 2500. Banyak bahasa yang aneh dan sulit dimengerti ane mohon maaf, maklum newbie.. :) ehehe.. Untuk hasil jepretan saya, bisa dilihat di album facebook saya di link berikut ini : 


Terimakasih, wassalam.. parengg..... :)

Kamis, 03 April 2014

Pantaskah mereka bilang "WONGE DEWE" ..?

Hampir tiap meter kita jumpai “iklan jual diri” dari para caleg, dengan berbagai macam pose, berbagai slogan, berbagai kata yang meyakinkan para calon pemilih agar memilihkan dia “pekerjaan” yang layak dan terhormat sebagai wakil rakyat. “Wonge dewe”, “Bocahe dewe”, “Tonggo dewe”, “Konco dolan” atau apalagi sejenisnya lah, merupakan kata-kata yang saat ini sangat laris manis, buat promosi para yang terhormat calon wakil rakyat. 

Ya, kata “wonge dewe”, dkk. Yang merupakan bahasa Jawa, yang kurang lebih berarti “orang kita sendiri, teman bermain”, menunjukkan nuansa keakraban, sudah saling kenal, sudah sering bertemu, sudah saling membantu. Iya, dari kata-katanya memang begitu. Tetapi apakah sampai segitunya, para calon wakil rakyat ini mengenal kita beberapa bulan atau setahun yang lalu. Apakah mereka setahun yang lalu atau bahkan 6 bulan yang lalu, sering menghadiri rapat RT, dasawisma, rapat karang taruna, nongkrong di pos ronda, “ngendong/jagong” bayi atau manten..? Apakah mereka ikut terlibat kerja bakti bersih-bersih lingkungan di dusun kita..? Atau yang “enom-enom” ikut futsal bareng, bal-balan bareng..? Tidak juga kan.. Yang bener aja, ente dengan mudah bilang “wonge dewe”, “bocahe dewe”, “tonggo dewe”. 

Terlebih bagi calon-calon legislatif yang tingkatannya DPRD Provinsi ataupun DPR pusat, yang lingkup dapel-nya setingkat kabupaten atau provinsi, rasanya sulit sekali kita mengenal mereka, bahkan bertatap muka langsung dengan mereka. Belum lagi, para caleg yang “neko/nebeng” di dapel kita  sementara mereka berdomisili di luar daerah, kapan mereka bersosialisasi dengan masyarakat di dapel yang “di-dompleng-i”nya..? Salah satu partai, untuk caleg DPR pusat, saya lihat di website http://dct.kpu.go.id/ untuk daerah pemilihan DI Yogyakarta, dari 10 caleg, 9 diantaranya merupakan berdomisili di luar Yogyakarta, seperti Jakarta, Bekasi, Bogor, dll. Mereka “hanya” memanfaatkan mungkin tempat lahir mereka di Jogja, atau suami/istri mereka orang Jogja, dll. 

Yang saya takutkan nanti, adalah, jika nanti ia terpilih, mereka tetap berdomisili di alamat mereka saat ini. Bagaimana mereka bisa menyerap aspirasi rakyat dari dapel-nya, sementara mereka tetap duduk manis di tempat tinggal mereka. Katakanlah caleg A, terpilih sebagai wakil dari dapel Yogyakarta, sementara ia domisili di Jakarta. Apakah mereka juga berani untuk “pulang kampung”, “blusukan” buat menyerap aspirasi rakyat yang memilih dia dari dapelnya.. ? Saya rasa enggak, mereka akan tetap duduk manis di domisili mereka, dengan alasan dekat dengan “tempat nongkrong” mereka di gedung DPR-RI. Saya melihat, di dapel saya sendiri Yogyakarta, dari beberapa caleg asli berdomisili di Jogja pun,  yang sebelumnya telah terpilih, setahu saya, jarang bahkan kalau boleh dibilang tidak ada sama sekali, untuk turun ke lapisan rakyat tingkat bawah, buat bersosialisasi, mendengar keluh kesah rakyat, mensosialisasikan bagaimana kelanjutan program-program yang mereka dengungkan saat kampanye dulu. Kalaupun turun mungkin hanya masuk ke dalam golongannya, kelompoknya, atau organisasi yang tentu saja hanya menguntungkan kelompok atau organisasinya tersebut. Nah, bisa dibayangkan bagaimana bagi anggota dewan terpilih yang tetap “keukeuh” bertempat tinggal di Jakarta sana, sementara ia mewakili dapel di daerahnya..? Masih pantaskah mereka bilang “wonge dewe” ...? :P

Jumat, 07 Maret 2014

E-KTP (ternyata) sudah kelihatan manfaatnya...

Hari ini, Jum'at 6 Maret 2014. Ya, hari Jum'at. Awal bulan lagi, bulan Maret, bulan yang sangat bersejarah bagi hidup ane. Ya, tepat tanggal 17 Maret 1990 ane lahir di dunia ini, dalam keadaan sehat sentosa. Walaupun di data-data saya selalu memasukkan tanggal 26 Maret 1990. Tahulah, kenapa. Kata bapak mamak saya, itu dulu karena, bapak mamak saya baru bisa membuatkan/memperoleh akte kelahiran saya pada tanggal 26 Maret 1990. Jadi saya di akta kelahiran dianggap lahir di Kulon Progo, tanggal 26 Maret 1990. Gak kebayang, bagaimana teman-teman seangkatan saya pada saat itu di Kulon Progo, yang mendapatkan akta kelahirannya lebih dari lama dari saya. Bisa tambah lebih muda, gitu. Sampai di KTP terbaru saya yang telah tercatat di database kependudukan Kementerian Dalam Negeri di sono,  tanggal lahirnya Kulon Progo, 26 Maret 1990. Lumayan, "ngenomi" 9 hari.

Ngomong-ngomong soal E-KTP, baru saja saya baca berita tentang "ke-cemerlang-an" E-KTP ini dalam membantu polisi dalam mengungkap suatu kejahatan. Awal Maret 2014 ini, dunia pemberitaan online diramaikan akan satu kasus pembunuhan wanita muda cantik, yang mayatnya ditemukan di tepi jalan tol di Bekasi. Hampir semua fanspage Facebook selalu menampilkan berita ini, di beranda Facebook saya hari ini. Tertarik dengan salah satu link di fanspage-nya Detik.Com, yang berjudul : "Cara Polisi Mengungkap Pembunuhan Sadis Sara oleh Sejoli Hafitd-Sifa". Dari keterangan di berita tersebut, ternyata-e-ternyata, informasi awal data diri dari korban pembunuhan tersebut adalah berasal dari database sidik jari E-KTP. Berikut cuplikan beritanya  : 


Sesaat setelah penemuan korban dilaporkan ke Polres Kota Bekasi, polisi melakukan identifikasi sidik jari korban untuk mengumpulkan profil korban. Dari hasil identifikasi yang tersambung ke database e-KTP, diketahui nama dan alamat tinggal korban di Rawamangun, Jakarta Timur.
"Kita punya ke base sidik jari dan keluar sidik jari mayat tersebut atas nama seseorang bernama Sara dan ada alamatnya di situ," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (7/3/2014).
Berbekal informasi dari sidik jari itu, penyidik kemudian menelusuri alamat tinggal korban. Setelah bertemu dengan pemilik rumah, diketahui bahwa Sara adalah anak dari Elisabeth.
"Kemudian ditanyakan (ke ibunda Sara) putrinya kemana dan terakhir bersama siapa," imbuh Rikwanto.
Nah, berkat tulisan yang dicetak tebal tersebut saya baru tahu "ke-ampuhan" dari yang namanya E-KTP. Secara, jarang sekali, cerita mengenai kegunaan E-KTP ini diungkapkan ke publik. Dulu, pas awal mulanya didengung-dengungkan E-KTP ini, berita yang sering muncul adalah berita-berita negatif dari E-KTP ini. Mulai dari korupsi di dalam pembiayaan program E-KTP ini, terus tersendat-sendatnya proses pendataan E-KTP, sampai yang terbaru dilarangnya E-KTP untuk difotokopy, karena dapat merusak chip di dalamnya.

Yah inilah yang namanya media, hampir didominasi oleh hal-hal negatif dulu (pendapat teman saya di Facebook ), yang membuat masyarakat tertarik untuk membacanya. Jarang mengungkapkan suatu hal secara covered both side (jarene ilmu per-jurnalistikan).

Nah, melalui tulisan ini saya akan mencoba untuk meng-covered side tidak tertampilkan tersebut. Tidak hanya satu peristiwa itu saja, ternyata saya browsing-browsing, ada juga kehebatan dari E-KTP ini dalam membantu mengungkapkan suatu hal. Berikut saya cuplik hasil pencarian di Google dengan kata kunci "E-KTP ungkap". Rada aneh? Ya..

  1. detikNews : Mendagri: Data e-KTP Pernah Ungkap Identitas Teroris

    news.detik.com/.../mendagri-data-e-ktp-pernah-ungkap-identitas-teroris?...
    20 Feb 2014 - Manfaat yang diharapkan dari pembuatan e-KTP tampaknya mulai terasa. Data yang tersimpan di e-KTP ternyata pernah dipakai untuk ...
    1. Polri miliki alat ungkap identitas mayat tanpa test DN - Daerah

      daerah.sindonews.com/.../polri-miliki-alat-ungkap-identitas-mayat-tanpa-...
      3 Feb 2014 - Cara kerja alat ini, ungkap Agus sangat mudah, sebab alat tersebut bisadihubungkan dengan E-KTP syestem. Sehingga, seluruh data  ...
      1. Mendagri: e-KTP Salah Satu Alat untuk Ungkap Tindak Kejahatan

        dispendukcapil.surabaya.go.id › Berita
        26 Mar 2012 - "Ada penjahat yang melakukan pembunuhan, penganiayaan, perkosaan, walaupun dilakukan malam hari dan tidak terlihat oleh siapapun tapi ...
        1. Kalau Mau Cepat Ungkap Mayat, Bikin E-KTP | KOMPAS TEKNO

          tekno.kompas.com/read/.../kalau.mau.cepat.ungkap.mayat.bikin.e-ktp
          19 Okt 2011 - Penemuan beberapa mayat tanpa identitas yang belakangan ini terjadi membuat polisi kesulitan dalam mengungkap pelaku kejahatan.

Jumat, 07 Februari 2014

"Facebook Lookback", Fitur baru di Ulang Tahun Facebook

Tepat tanggal 4 Februari 2014 kemarin, situs jejaring sosial terbesar dan terpopuler di planet bumi yaitu Facebook, genap berusia 10 tahun. Terlihat kecil memang jika dibandingkan dengan umur manusia, tetapi untuk ukuran layanan internet, 10 tahun merupakan angka yang cukup besar. Situs yang dimiliki oleh Mark Zukersberg ini mempunyai pengguna aktif sebanyak 1,2 milliar pengguna (16 persen dari total penduduk di dunia). Situs ini juga telah membantu pemiliknya yaitu Mark Zukersberg sebagai salah satu dari deretan manusia terkaya di dunia dalam usia muda. Fantastis memang, di tengah hebatnya “peperangan” pasar jejaring sosial, Facebook tetap mampu bertahan. Banyak isu-isu  tentang penutupan Facebook beredar di dunia maya, namun tak satupun yang terbukti. Justru Facebook semakin menujukkan ke-exist-annya dengan selalu menambahkan fitur-fitur baru yang memanjakan pengguna setianya. 

Di hari ulang tahunnya yang kesepuluh ini, facebook juga menghadirkan satu fitur spesial bagi para penggunanya. Boleh jadi, fitur ini sebagai ungkapan rasa terima kasih atau hadiah bagi para pengguna Facebook yang telah setia menggunakan Facebook. Fitur baru ini diberi nama “Facebook Lookback”. Sesuai namanya, fitur ini memungkinkan kita untuk “melihat ke belakang” atau “napak tilas” perjalanan kita dalam menggunakan Facebook, lewat sebuah video berdurasi kurang lebih 1 menit. Dalam video ini Anda akan dibawa ke masa dimana Anda pertama kali bergabung dengan facebook, kemudian melihat momen-momen pertama kali menggunakan Facebook, me-review kiriman-kiriman di Facebook yang paling banyak disukai,  dan foto – foto yang telah diunggah. Semuanya diringkas dalam video yang menarik dibalut dengan background musik yang selaras dengan tampilan video. 

Tidak semua orang dapat mendapatkan video tersebut dengan lengkap. Setiap pengguna akan mendapatkan content video tergantung berapa lama Anda telah bergabung dengan Facebook dan berapa banyak yang telah Anda bagi.  Anda akan melihat sebuah film, koleksi foto atau kartu ucapan terima kasih. 

Facebook menyatakan fitur ini akan Anda nikmati mulai hari Rabu, tanggal 5 kemarin dan akan bisa digunakan selama 1 bulan ke depan. Namun tautan video, tetap akan menjadi milik Anda jika Anda bagikan ke timeline Facebook Anda.  Untuk itu, tidak ada salahnya jika segera mencoba fitur istimewa ini. Tentunya Anda harus login ke akun Facebook milik Anda. Mudah saja, Anda tinggal mengunjungi alamat https://www.facebook.com/lookback/. Akan ditampilkan sebuah video “Facebook Lookback” milik Anda, yang bisa Anda nikmati sejenak, ketawa-ketiwi , bahkan mungkin pula bisa menangis melihat rangkuman cerita di Facebook Anda. Selanjutnya Anda bisa membagikan video tersebut ke dinding/timeline Facebook, dengan meng-klik tombol “Bagikan Film Anda”. Sebuah jendela kecil akan muncul, untuk mengatur isi dari kiriman video tersebut. Atur pula privasi kiriman, apakah untuk publik atau hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melihatnya. Terakhir, klik “Bagikan” dan video “Facebook Lookback” Anda akan muncul di timeline Anda. ‘

Monggo, secepatnya dicoba, sebelum kehabisan waktu ?. Dan tidak lupa mengucapkan terima kasih dan  “Selamat Ulang Tahun kepada Facebook”. 

Sabtu, 01 Februari 2014

Tunjukkan Indonesia-mu dengan domain .ID


Nama domain atau lebih sering disebut dengan alamat website, mempunyai peran yang sangat vital bagi pencitraan suatu perusahaan, produk, tokoh, atau intansi pemerintah. Sudah menjadi keharusan bagi pemilik website yang baik bahwa nama domain adalah yang mudah diingat, unik dan sesuai dengan bidang yang dijalankan pemilik website. Nah, hubungannya dengan rasa nasionalisme sebagai warga negara Indonesia, dan sebagai identitas bangsa Indonesia, di dunia per-domain-an kita sebagai warga negara Indonesia yang baik, alangkah bijaksananya bila menggunakan domain dengan Top Level Domain  [dot] ID. Top level domain (TLD) atau Domain Tingkat Tinggi (DTT) dalam bahasa Indonesia,  adalah tingkatan tertinggi dalam kepemilikan domain tersebut. Cara mudahnya, jika domain tersebut hanya ada satu kata di belakang tanda titik (dot) setelah nama domain maka itu termasuk dalam domain TLD. Sebagai contoh namasaya.com, jualbeli.com. Sedangkan Second level domain (SLD) atau Domain Tingkat Dua (DTD) adalah domain satu level di bawah TLD. Ditandai dengan adanya 2 titik (dot) setelah nama domain.

Nah, beberapa waktu yang lalu, domain dengan TLD [dot] ID ini baru saja di-launching untuk digunakan bagi masyarakat umum. Permintaan masyarakat akan domain dengan TLD [dot] ID yang sangat tinggi merupakan alasan dibukanya jenis domain ini. Selama ini masyarakat Indonesia hanya bisa menggunakan domain ID hanya sebatas pada Second Level domain (SLD), seperti .co.id, .go.id, .ac.id, .net.id, .web.id, .biz.id, .my.id, .or.id, .mil.id, desa.id. Dengan dibukanya TLD [dot] ID ini kita bisa menggunakan nama domain dengan format namawebsite.ID, namaperusahaan.ID, nurakhwan.ID. Dengan dibukanya nama domain seperti ini, kita sudah sejajar dengan negara lain yang telah menggunakan TLD seperti .US, .SG, .JP.  

Bagaimana dengan syarat-syaratnya? Pertama, adalah nama domain minimal harus 5 karakter. Misalnya kr.id, kaskus.id. Khusus nama domain personal harus terkait dengan kartu identitas (KTP), misalnya nurakhwan.id. Sedangkan untuk perusahaan boleh mendaftarkan nama merk sesuai yang terdaftar di Dirjend Hak Kekayaan Intelektual (Ditjend HAKI) Kemenkumham. Kalaupun tidak terdaftar, pendaftar harus rebutan dengan pendaftar lain, atau dengan kata lain siapa cepat dia dapat. Sedangkan untuk nama instansi pemerintahan otomatis akan mendapatkan nama domain [dot] ID, seperti kemenag.id, kominfo.id, kemdiknas.id. 

Mekanisme pendaftaran domain [dot] ID ini dibagi menjadi 3 periode, Pertama, periode Sunrise, dikhususkan bagi pemegang merk yang terdaftar di Ditjend HAKI, dengan biaya administrasi 500.000, biaya akuisisi 5.000.000, biaya tahunan 500.000 atau total  6.000.000. Waktunya adalah 20 Januari – 17 April 2014. Kedua, periode Grandfather, diperuntukkan bagi domain Second Level Domain ID, yang sudah terdaftar/sudah aktif sebelumnya, dengan biaya administrasi 250.000, biaya akuisisi 2.500.000, biaya tahunan 500.00 atau total 3.250.000. Periode waktunya dari tanggal 21 April – 13 Juni 2014. Ketiga adalah periode Landrush, diperuntukkan bagi semua orang yang memenuhi syarat untuk mendapatkan domain [dot] ID. Biayanya total sebesar 1.600.000, dengan rincian biaya administrasi 100.000, biaya akuisisi 1.000.000 dan biaya per tahun 500.000. Waktunya dari tanggal 16 Juni – 15 Agustus 2014. Periode setelahnya adalah periode General Avalibility, mulai tanggal 17 Agustus 2014, dengan biaya 500.000.
Terkesan sangat mahal memang, bagi kita konsumen pribadi seperti  blogger, pemilik web pribadi yang biaya tahunannya paling murah hanya 50.000. Ini disebabkan karena PANDI (Pengelola Nama Domain Indonesia) memang menyasar domain ID di kalangan industri /pemilik merk , sehingga harganya jauh di atas pasaran. Namun saya percaya dan yakin, suatu saat nanti harga domain ini akan semakin “merakyat”. 

Penggunaan domain ini sebenarnya juga menguntungkan bagi bangsa Indonesia. Jika pakai dot com, maka uang yang lari ke luar negeri sebesar US$ 10. Sedangkan jika menggunakan domain dot ID, hanya US$ 1 yang lari ke luar negeri.  Jadi akan kembali lagi ke dalam negeri. Disamping itu, dengan pengelolaan di dalam negeri dan secara mandiri, kata Andi, maka trafik menjadi lebih cepat, lebih hemat bandwidth dibandingkan server domain yang berada di luar negeri. Kita Untung, Bangsa Untung, bukan..?

Rabu, 29 Januari 2014

Membuat form edit dengan value terisi otomatis di berbagai jenis input.



Selamat pagi-siang-sore-malem-dinihari (tergantung suasana hati), pemiarsah. Hehe.. Ane muncul lagi di posting ke-empat pada bulan Januari 2014, seperti resolusi saya di tahun 2014 ini, yaitu minimal 4 postingan setiap hari. Yah, walaupun masih sebatas mentaati resolusi, tapi saya tetap berusaha untuk memposting ke blog ini lebih dari empat. Nah, kalau posting 1-3 gak ada sangkut pautnya sama pemrograman, maka di posting ini saya memposting tentang tips dan trik pemrograman PHP, yang nyatanya memang lebih mudah memposting tentang pemrograman PHP daripada artikel-artikel berjenis lainnya.

Ya, sesuai judulnya, saya akan membagikan sedikit tips dan trik saya seputar manajemen data (CRUD – Create, Read, Update, Delete), khususnya yang edit data. Posting saya kali ini, kasusnya kayak gini :

  1. Saat kita melakukan edit data, setelah klik link “edit”, maka akan dimunculkan form edit data. Kalau input-an yang dipakai adalah jenis “text” (<input type=”text” name=”xxx”>) itu sih masih mudah, hanya tinggal mengisikan value-nya : value=”<?php echo $data->nama; ?>” gitu sudah selesai, tapi bagaimana edit data dengan otomatis terisi pada input-an berjenis <select>, radio button, check box, tanggal dengan <select> ... ?
  2. Rata-rata dalam membuat form inputan “Tambah Data” ataupun “Edit Data” adalah membuat form input sendiri-sendiri, form “Tambah Data” sendiri, dan form “Edit Data” sendiri. Nah dalam postingan saya ini, saya akan berikan tips dan trik membuat form tambah dan edit data dalam 1 form. Jadi 1 form dapat digunakan untuk tambah data maupun edit data, sehingga lebih menghemat jumlah file, memudahkan modifikasi program.
Ok, langsung ke tekape, pertama dan utama adalah membuat database. Buat database dengan nama “lab”. Disini saya memakai 2 tabel, tabel data_kota_asal sebagai tabel referensi, dan data_mahasiswa sebagai data yang akan kita otak-atik. Skripnya :

CREATE TABLE IF NOT EXISTS `data_kota_asal` (
  `id` int(2) NOT NULL AUTO_INCREMENT,
  `nama` varchar(200) NOT NULL,
  PRIMARY KEY (`id`)
) ENGINE=MyISAM  DEFAULT CHARSET=latin1 AUTO_INCREMENT=11 ;
INSERT INTO `data_kota_asal` (`id`, `nama`) VALUES
(1, 'Yogyakarta'),
(2, 'Kulon Progo'),
(3, 'Bantul'),
(4, 'Sleman'),
(5, 'Gunung Kidul'),
(6, 'Klaten'),
(7, 'Magelang'),
(8, 'Purworejo'),
(9, 'Boyolali'),
(10, 'Kebumen');

CREATE TABLE IF NOT EXISTS `data_mahasiswa` (
  `id` int(2) NOT NULL AUTO_INCREMENT,
  `nama` varchar(30) NOT NULL,
  `jk` enum('Laki-Laki','Perempuan') NOT NULL,
  `tmp_lahir` varchar(30) NOT NULL,
  `tgl_lahir` date NOT NULL,
  `kota_asal` int(2) NOT NULL,
  `agama` enum('Islam','Kristen Katolik','Kristen Protestan','Hindu','Budha','Konghucu','Lainnya') NOT NULL,
  `hobi` varchar(150) NOT NULL,
  `foto` varchar(150) NOT NULL,
  `deskripsi` mediumtext NOT NULL,
  PRIMARY KEY (`id`)
) ENGINE=MyISAM  DEFAULT CHARSET=latin1 AUTO_INCREMENT=3 ;

INSERT INTO `data_mahasiswa` (`id`, `nama`, `jk`, `tmp_lahir`, `tgl_lahir`, `kota_asal`, `agama`, `hobi`, `foto`, `deskripsi`) VALUES
(1, 'Nur Akhwan', 'Laki-Laki', 'Kulon Progo', '1990-03-26', 1, 'Islam', 'Futsal-Mancing-Mapala-SMSan-FBan-Twitteran', 'Koala.jpg', 'Nothing special'),
(2, 'Akhwan Nur', 'Laki-Laki', 'Kulon Progo', '1990-03-17', 2, 'Islam', 'Futsal-Mapala-Twitteran', 'Hydrangeas.jpg', 'Ya saya ini seperti saya..');

Pertama, adalah membuat file “koneksi.php” sebagai pengaturan koneksi program dengan database. Skripnya : 


<?php 
$koneksi  = mysql_connect("localhost", "root", "");
$db   = mysql_select_db("lab");
?> 

Tidak usah saya jelaskan, sudah menjadi rahasia umum :P

Kedua, buat file “index.php” untuk menampilkan data mahasiswa, skripnya :


<?php
include "koneksi.php";
$ambil_data  = mysql_query("SELECT data_mahasiswa.*, data_kota_asal.nama AS asal_kota FROM data_mahasiswa JOIN data_kota_asal ON data_mahasiswa.kota_asal = data_kota_asal.id");
?>
<h5>Data Mahasiswa</h5>
<a href="form.php?mode=add">Tambah</a><br>
<table width="100%" border="1">
 <tr>
  <th width="10%">Nama</th>
  <th width="10%">Jenis Kelamin</th>
  <th width="10%">Tempat, Tgl. Lahir</th>
  <th width="10%">Agama</th>
  <th width="10%">Hobi</th>
  <th width="10%">Kota Asal</th>
  <th width="10%">Deskripsi</th>
  <th width="10%">Aksi</th>
 </tr>
 
 <?php
 if (mysql_num_rows($ambil_data) < 1) {
 ?>
 <tr><th colspan="7">Belum ada Data</th></tr>
 <?php
 } else {
  while ($data = mysql_fetch_array($ambil_data)) {
 ?>
  <tr>
   <td><?php echo $data['nama']; ?></td>
   <td><?php echo $data['jk']; ?></td>
   <td><?php echo $data['tmp_lahir'].", ".$data['tgl_lahir']; ?></td>
   <td><?php echo $data['agama']; ?></td>
   <td><?php echo $data['hobi']; ?></td>
   <td><?php echo $data['asal_kota']; ?></td>
   <td><?php echo $data['deskripsi']; ?></td>
   <td><a href="form.php?mode=edit&id=<?php echo $data['id']; ?>">Edit</a></td>
  </tr>
 <?php 
  }
 }
 ?>
</table> 

Tidak akan saya jelaskan, karena umumnya sudah pada tahu, gitu ya..

Ketiga, membuat sebuah form yang kita namai dengan “form.php” yang akan kita gunakan baik untuk “Tambah Data” dan “Edit Data”. Skripnya :

<?php
include "koneksi.php";
// ambil file koneksi.php untuk koneksi database

Penjelasan 3 baris dibawah komentarr 
Array data, untuk pilihan pada inputan berjenis radio <select>, <input type=”radio”> dan <input type=”checkbox”>. Ini trik-nya, dimana biasanya kita kalau memberikan option untuk input type <select>, <input type=”radio”>, dan <input type=”checkbox”> dengan menuliskan satu persatu, dengan ini kita lebih sedikit menuliskan skripnya dan memudahkan jika akan menambahkan pilihannya. $pil_jk, untuk menampung data pilihan jenis kelamin, $pil_agama, untuk menampung pilihan data agama, dan $pil_hobi, untuk menampung pilihan jenis hobi
$pil_jk   = array('Laki-Laki','Perempuan');
$pil_agama  = array('Islam','Kristen Katolik','Kristen Protestan','Hindu','Budha','Konghucu','Lainnya');
$pil_hobi  = array('Futsal','Band','Mancing','Mapala','SMSan','FBan','Twitteran');

Penjelasan 2 baris dibawah komentarr 
Disini merupakan pendeklarasian variabel URL ($_GET) yang akan MENJADI DASAR penggunaan form, apakah untuk “Tambah Data” ataupun untuk “Edit Data”. $mode, adalah menangkap variabel URL ?mode=xxxx dan $id, untuk menangkap variabel &id=xxx Saya menggunakan skrip : isset($_GET[‘mode’]) ? $_GET[‘mode’] : “”; Sebenarnya untuk menanggulangi error “Undefined index ...” pada PHP versi terbaru. $mode = isset($_GET['mode']) ? $_GET['mode'] : "", jika diartikan dalam bahasa manusia adalah : variabel $mode akan terisi bilamana $_GET[‘mode’] sudah terdefinisi, maka akan diisikan dengan $_GET[‘mode’] tersebut, jika belum maka kosong. Ini merupakan penyederhanaan dari penulisan IF .. ELSE ...
$mode   = isset($_GET['mode']) ? $_GET['mode'] : "";
$id   = isset($_GET['id']) ? $_GET['id'] : "";

Penjelasan 14 baris dibawah komentarr
Nah disinilah kuncinya trik satu form untuk dua fungsi tambah dan edit. Prinsipnya adalah setiap inputan di form telah diisikan value-nya, berdasarkan isi variabel $mode yang dideklarasikan di atas. Misalnya inputan <input type=”text” name=”nama”>, akan kita tambahi “value=”<?php echo $nama; ?>”” , dimana variabel $nama akan kita deklarasikan di bawah ini. Untuk $mode yang isinya “add” atau “Tambah data”, maka semua isi variabel di form adalah “” atau kosong.
if ($mode == "add") {
 $id   = "";
 $nama   = "";
 $jk   = "";
 $tmp_lahir  = "";
 $tgl_lahir  = "";
 $tgl_lahir_tgl  = "";
 $tgl_lahir_bln  = "";
 $tgl_lahir_thn  = "";
 $kota_asal  = "";
 $agama  = "";
 $hobi   = "";
 $foto   = "";
 $deskripsi  = "";

Penjelasan 15 baris dibawah komentarr
 Jika variabel $mode berisi “edit”maka variabel value dari setiap inputan diambil dari database, berdasarkan data yang dipilih, yang querynya di skrip : $q_data_edit = mysql_query("SELECT * FROM data_mahasiswa WHERE id = '$id'"); $data_edit = mysql_fetch_array($q_data_edit); Untuk data tanggal lahir, data yang didapatkan adalah berbentuk “YYYY-MM-DD” sehingga karena di form ini menggunakan <select> maka harus dipecah-pecah YYYY, MM dan DD nya.
} else if ($mode == "edit") {
 $q_data_edit = mysql_query("SELECT * FROM data_mahasiswa WHERE id = '$id'");
 $data_edit = mysql_fetch_array($q_data_edit);
 $id  = $data_edit['id'];
 $nama  = $data_edit['nama'];
 $jk  = $data_edit['jk'];
 $tmp_lahir = $data_edit['tmp_lahir'];
 $tgl_lahir = explode("-",$data_edit['tgl_lahir']);
 $tgl_lahir_tgl = intval($tgl_lahir[2]);
 $tgl_lahir_bln = intval($tgl_lahir[1]);
 $tgl_lahir_thn = intval($tgl_lahir[0]);
 $kota_asal = $data_edit['kota_asal'];
 $agama = $data_edit['agama'];
 $hobi  = $data_edit['hobi'];
 $foto  = $data_edit['foto'];
 $deskripsi = $data_edit['deskripsi'];
}
?>


<h5>Form Mahasiswa</h5>
<a href="index.php">Kembali</a><br><br>

Penjelasan 2 baris dibawah komentarr
Action dari form ini adalah ke file “aksi.php” dimana akan ditambahi variabel URL mode, yang akan memberitahukan ke file “aksi.php” apakah aksi untuk edit_data atau aksi untuk tambah data : aksi.php?mode=<?php echo $mode; ?>, $mode didapatkan dari skrip diatas ini. Sedangkan skrip di bawahnya (<input type=”hidden”) adalah untuk memberi input hidden, id_data, untuk tambah data isinya kosong, dan untuk edit_data, isinya merupakan id_data yang dipilih
<form method="post" action="aksi.php?mode=<?php echo $mode; ?>" enctype="multipart/form-data">
<input type="hidden" name="id_data" value="<?php echo $id; ?>">


<table width="50%">

Penjelasan 1 baris dibawah komentarr 
Ini untuk inputan jenis “text” saya kira gampan, karena tinggal menambahkan “value=”<?php echo $nama; ?>”, dimana variabel $nama ada di deklarasi di atas. */
 <tr><td width="30%">Nama</td><td><input type="text" name="nama" autofocus required value="<?php echo $nama; ?>"></td></tr>

Penjelasan baris dibawah komentarr 
Ini untuk inputan jenis “radio”. Kita akan menggunakan variabel : $pil_jk = array('Laki-Laki','Perempuan'); Yang telah dideklarasikan di atas.
 <tr><td>Jenis Kelamin</td><td> 
 <?php 

Penjelasan baris dibawah komentarr 
Perulangan untuk menuliskan <input type=”radio” beserta labelnya, berdasarkan jumlah data dari variabel $pil_jk “sizeof($pil_jk)”.
 for ($a = 0; $a < sizeof($pil_jk); $a++) {
/*

Penjelasan baris dibawah komentarr 
Nah disini skrip untuk otomatis “terpilih” pada radio button. Logikanya jika $jk (terdeklarasi di atas) sama dengan isi dari $pil_jk[$a] (mengambil dari data array), MAKA akan otomatis ada tambahan “checked”.
  if ($jk == $pil_jk[$a]) {
   echo '<label style="width: 25px; display: inline"><input type="radio" name="jk" required value="'.$pil_jk[$a].'" checked> '.$pil_jk[$a].' </label>';
  } else {

Penjelasan baris dibawah komentarr
Ini jika tidak sama isi variabel $jk dengan $pil_jk[$a]
   echo '<label style="width: 25px; display: inline"><input type="radio" name="jk" required value="'.$pil_jk[$a].'"> '.$pil_jk[$a].' </label>';
  }
 }
 ?>
 </td></tr>
 
 <tr><td>Tempat, Tanggal Lahir</td><td>
 <input type="text" name="tmp_lahir" value="<?php echo $tmp_lahir; ?>" required>, &nbsp;

Penjelasan baris dibawah komentarr
Perulangan untuk menampilkan tanggal (sampai 31), bulan (sampai 12) dan tahun (1990 – 1999). Yang dilakukan perulangan adalah <option> atau pilihannya. Nah, akan terisi terseleksi otomatis (selected) jika sama antara value $b (1-31), $c (1-12), $d(1990-1999) dengan variabel yang telah terdefinisi di atas : $tgl_lahir = explode("-",$data_edit['tgl_lahir']); $tgl_lahir_tgl = intval($tgl_lahir[2]); $tgl_lahir_bln = intval($tgl_lahir[1]); $tgl_lahir_thn = intval($tgl_lahir[0]);
<select name="tgl" required><option value="">--</option>
 <?php 
 for ($b = 1; $b <= 31; $b++) {
  if ($b == $tgl_lahir_tgl) {
   echo '<option value="'.$b.'" selected>'.$b.'</option>';
  } else {
   echo '<option value="'.$b.'">'.$b.'</option>';
  }
 }
 ?></select> - <select name="bln" required><option value="">--</option>
 <?php 
 for ($c = 1; $c <= 12; $c++) {
  if ($c == $tgl_lahir_bln) {
   echo '<option value="'.$c.'" selected>'.$c.'</option>';
  } else {
   echo '<option value="'.$c.'">'.$c.'</option>';
  }
 }
 ?></select> - <select name="thn" required><option value="">--</option>
 <?php 
 for ($x = 1990; $x <= 1999; $x++) {
  if ($x == $tgl_lahir_thn) {
   echo '<option value="'.$x.'" selected>'.$x.'</option>';
  } else {
   echo '<option value="'.$x.'">'.$x.'</option>';
  }
 }
 ?></select>
 
 </td></tr>
 
 <tr><td>Kota Asal</td><td>
 <select name="kota_asal" required><option value="">--</option>

Penjelasan baris dibawah komentarr
Ini contoh dari otomatis terseleksi (selected) dari pilihan yang diambil dari database. $q_kota_asal = mysql_query("SELECT * FROM data_kota_asal"), adalah untuk mengambil dari tabel “data_kota_asal”. Akan terseleksi otomatis (selected) jika varabel $kota asal sama dengan $d_kota_asal[‘id’] hasil dari query ambil data kota. Data yang akan kita simpan adalah id_kotanya, bukan nama kotanya. */
 <?php 
 $q_kota_asal = mysql_query("SELECT * FROM data_kota_asal");
 
 while ($d_kota_asal = mysql_fetch_array($q_kota_asal)) {
  if ($kota_asal == $d_kota_asal['id']) {
   echo '<option value="'.$d_kota_asal['id'].'" selected>'.$d_kota_asal['nama'].'</option>';
  } else {
   echo '<option value="'.$d_kota_asal['id'].'">'.$d_kota_asal['nama'].'</option>';
  }
 }
 ?>
 </select>
 </td></tr>
 
 
 <tr><td>Agama</td><td>
 <select name="agama" required><option value="">--</option>
 <?php 

Penjelasan baris dibawah komentarr 
Ini contoh dari otomatis terseleksi (selected) dari pilihan yang diambil dari variabel $pil_agama. Mirip-mirip dengan pilihan jenis kelami di atas, namun ini diterapkan pada inputan jenis “<select>”. Akan terseleksi otomatis (selected) jika varabel $agama (di atas) sama dengan $pil_agama[$d] hasil perulangan array. */
  for ($d = 0; $d < sizeof($pil_agama); $d++) {
  if ($agama == $pil_agama[$d]) {
   echo '<option value="'.$pil_agama[$d].'" selected>'.$pil_agama[$d].'</option>';
  } else {
   echo '<option value="'.$pil_agama[$d].'">'.$pil_agama[$d].'</option>';
  }
 }
 ?>
 </select>
 </td></tr>
 
 <tr><td>Hobi</td><td>

 <?php

Penjelasan baris dibawah komentarr
Ini contoh untuk inputan berjenis checkbox. Inputan jenis checkbox mempunyai sifat boleh dipilih lebih dari 1. Disini “name” dari inputan saya tambahkan _1, _2, _3 dst.. Variabel $hobi (diambil dari database) berformat “hobi1-hobi2-hobi3”. Sebagai contoh, jika $hobi berisi “Futsal-SMS-Fban”, maka akan dipecah, sehingga menjadi “Futsal”, “SMS”, dan “Fban” yang disimpan dalam variabel array $pc_hoby. Dengan fungsi in_array berfungsi untuk mengecek keberadaan data dalam suatu array, maka inputan akan otomati ter-checked, jika data hobi berada di dalam array $pc_hobi. */
 $pc_hobi = explode("-",$hobi);
 for ($e = 0; $e < sizeof($pil_hobi); $e++) {
  if (in_array($pil_hobi[$e], $pc_hobi)) { 
   echo '<label style="display: inline; width: 200px"><input type="checkbox" value="'.$pil_hobi[$e].'" name="hobi_'.$e.'" checked> '.$pil_hobi[$e].'</label>';
  } else {
   echo '<label style="display: inline; width: 200px"><input type="checkbox" value="'.$pil_hobi[$e].'" name="hobi_'.$e.'"> '.$pil_hobi[$e].'</label>';
  }
 }
  ?>
Penjelasan baris dibawah komentarr 
Ini untuk menyimpan jumlah hobi yang ada di dalam $pil_hoby. 
 <input type="hidden" name="jumlah_cek" value="<?php echo ($e-1); ?>">
 </td></tr>

Penjelasan baris dibawah komentarr
Ini untuk sebenarnya untuk menampilkan foto jika telah diupload data fotonya. Untuk menampilkan gambarnya menggunakan tag <img>. Jika tidak ada maka gambar fotonya akan not found. */
 <tr><td width="30%">Foto</td><td><input type="file" name="foto"><br>
 <img src="foto/<?php echo $foto; ?>" style="width: 150px; height: 130px"></td></tr>

Penjelasan baris dibawah komentarr 
Untuk menampilkan data otomatis pada teksarea. Variabel $deskripsi diletakkan diantara tag <textarea></textarea>, menjadi <textarea><?php echo $deskripsi; ?></textarea>
<tr><td width="30%">Deskripsikan</td><td><textarea name="deskripsi" rows="3" cols="40" required><?php echo $deskripsi; ?></textarea></td></tr>
 <tr><td width="30%"></td><td><input type="submit" value="Simpan"></td></tr>
</table>

</form>

Akan dilanjutkan ke Bagian Kedua

Sabtu, 18 Januari 2014

Mudahnya manajemen keuangan dengan Ngaturduit.com

Kegiatan mengatur keuangan pribadi masih dianggap sulit bagi sebagian orang. Selain itu juga dianggap ribet  dan “kurang kerjaan” karena akan disibukkan dengan kegiatan catat-mencatat transaksi keuangan yang dilakukan.  Bayangkan, kita berbelanja di pasar atau supermarket, selain membawa uang dan keranjang belanja, kita harus membawa buku catatan keuangan, ballpoin dan kalkulator. Setelah menerima struk belanja, selanjutnya dicatat di buku catatan keuangan tersebut. Kemudian dicocokkan saldonya antara uang kita yang nyata dengan saldo di catatan yang dibuat, apakah sama atau tidak. Ribet dan bisa menjadi “bahan tertawaan” orang lain sepertinya.
Namun sekarang hadir sebuah aplikasi berwujud situs web yang bisa mencatat transaksi keuangan itu semua dengan mudah, tidak ribet dan tidak “memalukan” seperti gambaran di atas. Aplikasi itu bernama Ngaturduit.Com. Dapat dikunjungi di alamat http://ngaturduit.com/ untuk versi Desktop (melalui browser komputer) dan http://ngaturduit.com/index.php/m/ untuk versi mobile. Ya, itulah keunggulannya, bisa diakses melalui dua platform yang berbeda, sehingga dimanapun kita berada, asalkan ada koneksi internet kita bisa mencatat transaksi keuangan sedetail mungkin. Bahkan versi Android juga tersedia dimana  Android merupakan operating system yang selalu menyertai  di hampir sebagian besar smartphone terbaru. 

Lahirnya aplikasi ini sebenarnya sudah sejak 4 tahun lalu yang diprakarsai oleh Aditya Priambodo yang dominan di sisi pengembangan sistem dan Api Perdana sebagai pengembang di sisi bisnis. Semua fitur dalam aplikasi ini dapat Anda nikmati dengan tanpa membayar sepeserpun alias gratis. Anda cukup mendaftarkan data diri selanjutnya akan mendapatkan username dan password yang bisa digunakan untuk login di website NgaturDuit.com. Fitur-fitur yang didapatkan antara lain : pencatatan pemasukan dan pengeluaran uang, pembuatan anggaran, pencatatan hutang-piutang, rekapitulasi pemasukan dan pengeluaran per bulanan atau tahunan, financial chekup, konsultasi finansial, dan yang sangat menarik adalah adanya kalkulator zakat. Hanya pengguna yang sudah terdaftar yang bisa masuk ke member area aplikasi ini, sehingga privasi data pengguna sangat terjaga. Setelah terdaftar di website, untuk menggunakan aplikasi ini Anda harus login di form login yang muncul di sebelah kanan atas website ngaturduit.com.  

Proses pendaftaran, Anda cukup diminta data username, password dan email. Langkah pertama kali Anda akan diminta melengkapi data profil Anda (ini dapat dilakukan belakangan). Selanjutnya melakukan pengaturan Rekening, dimana Anda harus memasukkan data nominal uang yang anda miliki, baik yang berbentuk Tunai, Simpanan bank ataupun kartu kredit. Pengaturan rekening ini adalah proses pembentukan saldo awal dari pencatatan keuangan Anda.  Selanjutnya anda dapat melakukan pengaturan anggaran berdasarkan kategori –kategori anggaran yang telah ditetapkan. 

Proses pencatatan transaksi sangat mudah dilakukan. Pada halaman utama aplikasi ini langsung akan ditampilkan form “Transaksi Cepat”. Di form inilah kita akan memasukkan data transaksi keuangan kita mulai dari Pemasukan dan Pengeluaran. Data yang dimasukkan antara lain keterangan transaksi, jumlah nominal transaksi, kategori transaksi, dan rekening yang digunakan. Untuk kategori transaksi, cermati dalam memilih pilihan dalam combobox  yang disediakan, enam list teratas merupakan kategori transaksi “Pemasukan” dan sisanya adalah transaksi “Pengeluaran”. Daftar transaksi yang telah Anda inputkan akan ditampilkan masih satu halaman dengan form “Transaksi Cepat” ini. Daftar transaksi bisa dilihat secara harian dan bulanan. Semua proses transaksi menggunakan teknologi AJAX, dimana proses input dan tampil data dilakukan tanpa merefresh halaman, sehingga lebih cepat. 
Pada menu Rekapitulasi transaksi, akan ditampilkan rekapitulasi pendapatan dan pengeluaran dalam bentuk chart/grafik. Grafik transaksi ini juga bisa Anda lihat dalam rentang waktu bulanan dan tahunan. Bagi Anda yang sering bermain saham, menu “Investasi “ akan menampilkan daftar harga saham perusahaan-perusahaan terkenal. Menu “Tool”, menampilkan fasilitas tambahan dari aplikasi ini, seperti Financial Checkup, Kalkulator KKB, Kalkulator KPR, dan Kalkulator Zakat yang sangat berguna dalam mendukung manajemen keuangan Anda. Menu “Konsultasi”, lebih mirip dengan forum-forum, dimana Anda dapat menambahkan Topik pembicaraan seputar keuangan, dan bisa dikomentari oleh pengguna lain. 

Mudah sekali bukan, mengatur keuangan pribadi kita. Tidak perlu pintar ilmu akuntansi keuangan, cukup dengan aplikasi ini, semuanya bisa kita manage dimanapun dan kapanpun.

Kamis, 02 Januari 2014

Kado Pahit Tahun Baru 2014, MUFC Kalah (lagi) di Kandang

Nada dering alarm “Destiny” Nokia 103 berdering keras sekali, membangunkan ane tadi malem. Setengah sadar, lihat HP waktu menunjukkan jam 01.05. Muke gileee.. ternyata alarm ane sudah berdering sekitar 4 kali lebih. Maklum, gan.. tidur gaya 2014 sepertinya. Namun yang lebih penting lagi, ane telat buat nonton MUFC yang malem tadi tanding lawan Tottenham Hotspur, gan.. Maklum 2,5 jam sebelumnya ane ditantangin maen Winning Eleven sama penantang abadi saya Barcelonitas cabang Sumoroto, @Fatur Rahman. Dari beberapa pertandingan yah, diraih dengan kemenangan yang gemilang, dengan skor paling mencolok MUFC (7) – (0) Barcelona. Lumayan energi positif buat modal nonton MUFC..

Biasa, langsung saut HP satunya yang ada internetnya, buka opera mini, cek Facebook, walah…walah… betapa terbelalaknya mata ane, skor sudah menunjukkan skor 1 – 0 buat tim tamu. TV diidupin, pencet nomor 8 (SCTV), dan beneran ternyata, sudah skor 1 – 0. Ini kenapa MUFC kalah lagi. Berbekal mental positif, setelah 5 pertandingan dimenangi dengan kemenangan gemilang (ya maklumlah, rata-rata tim kecil). Secara ini Tottenham yang dihadapi, bung, yang merupakan tim 5 besar juga dan sering menyulitkan MUFC. Walaupun tim yang sedang dihadapi baru mendapatkan induk baru, (mister AVB dipecat, diganti Tim Robinhood) ternyata sanggup sangat menyulitkan MUFC. Ane jadi berkesimpulan, kayaknya pergantian pelatih sepertinya gak berpengaruh banget. Mental pemain pas saat bertanding merupakan kuncinya, toh dari segi skill, power pemain EPL sudah standar-lah katakanlah antara tim papan atas, dan tim medioker.

Babak pertama berkesudahan 0 – 1 buat Tottenham, dengan statistik penguasaan bola hampir 62 % (MUFC) dan 38 % (Tottenham) dan juga shot ke gawang juga banyakan MU, tapi mengapa tak satupun yang berhasil melewati garis gawang Tottenham. Huweleh… Lihat replay gol pertama, wah Smalling neh, harus dipertanyakan kesiapan bertandingnya tadi malem ..? Dengan postur tinggi segitu, masak tidak bisa memberikan kesulitan buat Adebayor dalam membuat gol. Dan akhirnya ni pemain diganti juga akhirnya sama Kagawa.

Babak kedua berjalan, bukanya menambah gol, eh malah kebobolan lagi, sama bekas merk HP ternama Sony Erriksen (LOL). Si pemain yang sebenarnya menurut ane gebleg , kenapa malah milih Tottenham daripada MUFC pas transfer kemarin (hehe.. maksa). Untungnya, setelah tayangan gol Erricksen selesai, si Wellbeck yang lagi Panah Merah ke atas (di WE) nge-gol-in ke 6 di musim ini (klo gak salah). Sempat memberikan angin segar, minimal bisa seri atau kalau bisa menyuntikkan semangat untuk comeback dengan kemenangan. Nyatanya sampai menit 95 tetep straiker-straiker MU kesulitan melesakkan gol ke gawang Hugo Lloris (belibet ngucapin nama belakangnya) yang penampilannya sangat baik sekali tadi malem (ane beri nilai 85, skala Winning Eleven).

Jadi apa yang salah dengan United tadi malem. Pertama, setuju dengan pendapat beberapa FP United di Indonesia, kelemahan lini belakang MUFC. Sektor bek sayap baik kiri atau kanan, kurang begitu siap tadi malem. Smalling, ini mungkin jadi pemain yang paling kurang bersinar tadi malem. Di kiri, okelah, Evra rajin banget membantu serangan, tapi ya itu tadi kelemahan bek sayap yang rajin maju, seringkali naiknya make kereta api, turunya make becak, sering keteteran jika menghadapi serangan balik cepat. Yang kedua, pendapat ane dari dulu, MUFC tak punya gelandang serang kreatif. Cleverley, itu tipenya juga gelandang bertahan, mengumpan hanya sebatas save pass, umpan-umpan yang bersifat mencari aman, tidak berinisiatif untuk melakukan penetrasi dari tengah misal dengan solo run atau trobosan langsung. Jika serangan dari kedua sayap dirasa sulit masuk, seharusnya dari serangan dari tengah bisa dijadikan solusi. Saran saya, langsung saja angkut Juan Mata dari Chelsi. Yang ketiga, mungkin pemain masih pada ngantuk, dan konsentrasi menurun, karena abis ngerayain tahun baru, kali, ya.. (tak masuk akal ini sepertinya).

Seperti itu kiranya, ya. Semoga next match lebih baik.. Selamat hari Senin, eh Kamis, ding.. #Semangat